Kamu hanyalah kebahagiaan yang tersembunyi, yang menyimpan luka hati di dalamnya.
Menikmati sosokmu tanpa bisa menyentuhmu.
Melihat senyummu tanpa bisa memiliki.
Membingkaimu di alam tidurku di sebuah malam yang selalu sunyi tanpa kehadiranmu.
Aku tak pernah punya kisah yang spesial denganmu.
Aku tak pernah mendapatkan kebebasan untuk menyampaikan pesan tulus “aku cinta kamu”. Aku hanya bisa mengagumimu saja. Disini,,, di dalam hatiku. {Sampai sekarang.} Dan gag mudah hilang perasaan ini. terus tumbuh menjalar ke seluruh syaraf.
(Kutipan Curahan Hati yang Belum Pernah Tersampaikan)
Dalam hidup kadang susah untuk mengungkap mana yang kita suka dan tidak suka tanpa melukai hati seseorang, tapi... semua itu adalah sebuah pilihan yang harus dipilih untuk menjalani kehidupan.
Rabu, 15 September 2010
Selasa, 17 Agustus 2010
Sampai Kapan!
Sampai kapan akan terrus bertahan sebuah penantian yang tak kunjung henti ini. Sudah lelah aku hadapi kenyataan ini. Selalu menunggu adalah keseharian yang tak mampu ku elakkan dari kehidupanku. Meski sudah muak dan bosan akan kebiasaaan ini, tapi aku tetap saja masih bertahan. Menanti cinta yang tak tentu.
Meski sakit tetap saja aku bertahan disini. menanti sebuah kata yang tak kunjung keluar dari mulutmu. Rasanya pait sekali penantian ini. Ingin segera ku sudahi penantian ini. Ingin segera ku hapus perasaan ini. Ingin segera ku menghapus bayangan mu dari ingatan ku. Ingin segera aku lari dr kenyataaan ini. Tapi sulit! benar-benar sulit untuk lakukan itu semua. Seperti menginginkan matahari disaat malam datang.
Jujur... Semakin aku menjauhimu. Semakin aku teringat denganmu. Dan Semakin aku mengingatmu. Semakin besar aku mencintaimu. Rasanya tak terlalu pantas aku menyimpan semua perasaan ini. Maaf jika aku terlalu lancang mencintaimu. Mencintaimu dalam sebuah Rahasia yang sangat aku tutup rapat, tanpa seorang pun yang tau. Takut menyakiti orang lain jikalau perasaan yang ku pendam ini terungkap.
Sungguh sangat mustahil untuk mengungkap rasa yang tak seharusnya aku rasakan ketika kamu masih bersamanya. Cinta ini hanya menyiksaku. Menghantui seluruh kehidupanku. Cinta ini hanya sia-sia adanya. Membuang kedamaian hidup yang seharusnya ada disini menemaniku.
Sabtu, 14 Agustus 2010
Minggu, 01 Agustus 2010
ikhlas
Aku ikhlas karena telah mengenalkan dan mempertemukan kalian tentang arti kebahagiaan yang dimiliki dari sebuah cinta. Meski sampai saat ini aku belum menemukannya. Tapi aku yakin, suatu saat nanti (entah kapan waktunya), aku akan di pertemukan oleh_Nya yang lebih baik (yang selalu aku harapkan).
Bosan
Angin seperti beku hari ini, seperti tak memberi kesejukan untuk setiap desah nafasku. Terkadang aku merasa asing di depan mu, seperti tak mengenal dirimu meski kenyataannya aku telah mengenalmu.( Dan aku mulai bosan dengan semua ini.) Tapi kenapa hal ini sulit sekali untuk dihindarkan. Aku gak bisa terima kenyataan ini. Bahwa sebenarnya aku merindukanmu dan selalu ingin bersamamu. Tapi kenapa kau seperti angin malam saat ini. Muncul saat tak di harapkan dan menghilang tanpa bekas saat di harapkan kehadirannya.
Ini aneh, aku selalu ingin bertemu dengan mu saat kamu ingin segera lenyap dari hadapanku. Atau mungkin malah sebaliknya,,, hingga di antara kita tak pernah ada tempat untuk menghapus kerinduan yang selalu berontak. Dan melipur kesan tentang diri kita yang saling bergelut dalam benak kita. Sampai – sampai tak pernah ada titik temu tentang keberadaan cinta kita yang selalu membara.
Ini aneh, aku selalu ingin bertemu dengan mu saat kamu ingin segera lenyap dari hadapanku. Atau mungkin malah sebaliknya,,, hingga di antara kita tak pernah ada tempat untuk menghapus kerinduan yang selalu berontak. Dan melipur kesan tentang diri kita yang saling bergelut dalam benak kita. Sampai – sampai tak pernah ada titik temu tentang keberadaan cinta kita yang selalu membara.
Selasa, 27 Juli 2010
Senin, 26 Juli 2010
Minggu, 25 Juli 2010
Bip - 0rang sepertiku
Terlalu lama kau tinggalkan aq..
Terlalu lama kau biarkan menunggu..
Hingga ku terbiasa hidup sendiri~
Tanpa kau di sini..
Apapun alasanya ku terima..
Mencoba jadi orang yg setia..
Hingga ku terbiasa hidup sendiri..
Tanpa kau temani..
Apakah, saat ini ku masih mengharapkan kau kembali..
Biarkan mulai kini, buang janjimu dan kau bebas pergi..
Setidaknya aku sepenuh hati, walaupun kau tak juga membalasnya..
Dan kau kehilangan orang seperti ku..
Apakah kau tau?
Sudahlah, saat ini aku tak mengharapkan kau kembali..
Biarkan mulai kini buang janji mu dan kau bebas pergi..
Dan kau sia sia kan orang sepertiku..
Sudahlah, saat ini aku tak mengharapkan kau kembali..
Biarkan mulai kini buang janji mu dan kau bebas pergi..
Kau bebas untuk mati..!
Terlalu lama kau tinggalkan aq..
Terlalu lama kau biarkan menunggu..
Hingga ku terbiasa hidup sendiri~
Tanpa kau di sini..
Apapun alasanya ku terima..
Mencoba jadi orang yg setia..
Hingga ku terbiasa hidup sendiri..
Tanpa kau temani..
Apakah, saat ini ku masih mengharapkan kau kembali..
Biarkan mulai kini, buang janjimu dan kau bebas pergi..
Setidaknya aku sepenuh hati, walaupun kau tak juga membalasnya..
Dan kau kehilangan orang seperti ku..
Apakah kau tau?
Sudahlah, saat ini aku tak mengharapkan kau kembali..
Biarkan mulai kini buang janji mu dan kau bebas pergi..
Dan kau sia sia kan orang sepertiku..
Sudahlah, saat ini aku tak mengharapkan kau kembali..
Biarkan mulai kini buang janji mu dan kau bebas pergi..
Kau bebas untuk mati..!
Senyum
Aku hanya menyukai senyum mu,
Setiap lekukan wajahmu yang menghadirkan senyuman indah itu aku suka!
Apalagi senyum yang kau sajikan khusus untuk ku itu,
sungguh manis dan mempesona,
Membuatku untuk selalu merindukan hadirmu disampingku.
Menemani hari-hariku yang sunyi
Tuhan telah menciptakan senyum indah itu lewat hdirmu,
Sungguh besar kuasanya,
Andai aku bisa memiliki senyuman yang menghadirkan sejuta pesona itu!
Setiap lekukan wajahmu yang menghadirkan senyuman indah itu aku suka!
Apalagi senyum yang kau sajikan khusus untuk ku itu,
sungguh manis dan mempesona,
Membuatku untuk selalu merindukan hadirmu disampingku.
Menemani hari-hariku yang sunyi
Tuhan telah menciptakan senyum indah itu lewat hdirmu,
Sungguh besar kuasanya,
Andai aku bisa memiliki senyuman yang menghadirkan sejuta pesona itu!
Masih Sepi
Sejuk terasa udara kali ini
Hujan telah usai, dingin sepi yang masih ku rasa
Terendap senyumku disini
Hanya Senang terlihat menari-nari dalam hati,
Memaksa ku untuk memikirkan dan merindukanmu.
Meski takut harus mencintaimu,
Meski takut terhanyut arus cintamu,
Meski takut kecewa lagi,
Aku tetap masih saja memikirkanmu.
Maghnit cinta ini begitu kuat!
Terus memaksa ku untuk memikirkanmu dan untuk merindukanmu
Aku tak kuasa untuk menghindarinya,
Untuk melarang perasaan yang terus tumbuh ini,
Maafkan aku,
Bila dalam diam,
Dalam sepi,
Dan, dalam lelap,
Aku terpaksa harus merindukanmu,
Itu mau hati ku, bukan aku,
Pikirku melarang mu untuk masuk dalam hidupku,
Tapi hatiku terus saja memaksaku untuk menghidupkan jiwamu di dalamnya,
Mengabadikan semua kisah tentangmu.
Apa kuasaku, bila perasaan hati lebih kuat dari akal sehatku.
Hujan telah usai, dingin sepi yang masih ku rasa
Terendap senyumku disini
Hanya Senang terlihat menari-nari dalam hati,
Memaksa ku untuk memikirkan dan merindukanmu.
Meski takut harus mencintaimu,
Meski takut terhanyut arus cintamu,
Meski takut kecewa lagi,
Aku tetap masih saja memikirkanmu.
Maghnit cinta ini begitu kuat!
Terus memaksa ku untuk memikirkanmu dan untuk merindukanmu
Aku tak kuasa untuk menghindarinya,
Untuk melarang perasaan yang terus tumbuh ini,
Maafkan aku,
Bila dalam diam,
Dalam sepi,
Dan, dalam lelap,
Aku terpaksa harus merindukanmu,
Itu mau hati ku, bukan aku,
Pikirku melarang mu untuk masuk dalam hidupku,
Tapi hatiku terus saja memaksaku untuk menghidupkan jiwamu di dalamnya,
Mengabadikan semua kisah tentangmu.
Apa kuasaku, bila perasaan hati lebih kuat dari akal sehatku.
Sosokmu
sosokmu
senyummu
matamu
sikapmu
namamu
tak asing lagi untukku.
semua sudah melekat disini,
di dalam hatiku,
aku sudah pernah melupakanmu, tapi setelah aku bersama mu waktu itu, aku merasakan kehadiran cinta itu lagi,
untuk kesekian kalinya,
aku mencintaimu lagi,
meski tau kamu telah bersamanya.
tapi cinta untukmu ini beda,
tak pernah ada yang bisa menghalanginya untuk tetapp bernafas di hatiku. tak bisa mati oleh apapun,
tulus mencintaimu, meski hanya dalam hati!
tak pernah pupuz oleh keadaan.
tak pernah terhapus oleh sang massa.
pernah seketika heran hinggap di hati,
mengelabuhi perasaan.
“kenapa terus mempertahankan cidaha untuknya!?”
tapi semua pemikiran itu, sudah terburu kandas oleh cinta yang telah tertanam begitu lama di dalam hatiku,
begitu dalamnya cinta yang ku hadirkan untuknya,
hingga tak kuasa ku menepis sgala rasa yang tercipta tulus untuknya...
dan sampai sekarang?
Masih ku biarkan saja rasa itu terus tumbuh subur di dalam hatiku, tulus tanpa paksaan.
Karana mencintainya adalah bahagia untukku.
senyummu
matamu
sikapmu
namamu
tak asing lagi untukku.
semua sudah melekat disini,
di dalam hatiku,
aku sudah pernah melupakanmu, tapi setelah aku bersama mu waktu itu, aku merasakan kehadiran cinta itu lagi,
untuk kesekian kalinya,
aku mencintaimu lagi,
meski tau kamu telah bersamanya.
tapi cinta untukmu ini beda,
tak pernah ada yang bisa menghalanginya untuk tetapp bernafas di hatiku. tak bisa mati oleh apapun,
tulus mencintaimu, meski hanya dalam hati!
tak pernah pupuz oleh keadaan.
tak pernah terhapus oleh sang massa.
pernah seketika heran hinggap di hati,
mengelabuhi perasaan.
“kenapa terus mempertahankan cidaha untuknya!?”
tapi semua pemikiran itu, sudah terburu kandas oleh cinta yang telah tertanam begitu lama di dalam hatiku,
begitu dalamnya cinta yang ku hadirkan untuknya,
hingga tak kuasa ku menepis sgala rasa yang tercipta tulus untuknya...
dan sampai sekarang?
Masih ku biarkan saja rasa itu terus tumbuh subur di dalam hatiku, tulus tanpa paksaan.
Karana mencintainya adalah bahagia untukku.
Damai Tanpamu
Damai Tanpamu
Aku merasa damai dan tenang,
Sejuknya terasa sampai dalam hati,
Dinginnyapun meresap hingga pori-pori kulit.
Sayang kau tak ada disini,
Merasakan damainya hari ini bersamaku.
Meski tak ada dirimu disini,
Namun hangat tubuhmu terasa mendekapku disini,
Aroma tubuhmu mewangi dalam tarikan nafasku,
Bahkan setiap hembusan nafasku!
Meyakinkan keberadaanmu disini.
Aku merasa sangat yakin,
meski ragamu tak hadir temani ku disini,
namun...
sebagian dari perasaanmu, merindukan hadirku disana,
untuk temani kesendirianmu yang meruang.
Tapi... aku mohon jangan rindukan aku sekarang,
Membuatku terusik,
Dan tak bisa leluasa nikmati damainya hari ini.
20 april 2010
Aku merasa damai dan tenang,
Sejuknya terasa sampai dalam hati,
Dinginnyapun meresap hingga pori-pori kulit.
Sayang kau tak ada disini,
Merasakan damainya hari ini bersamaku.
Meski tak ada dirimu disini,
Namun hangat tubuhmu terasa mendekapku disini,
Aroma tubuhmu mewangi dalam tarikan nafasku,
Bahkan setiap hembusan nafasku!
Meyakinkan keberadaanmu disini.
Aku merasa sangat yakin,
meski ragamu tak hadir temani ku disini,
namun...
sebagian dari perasaanmu, merindukan hadirku disana,
untuk temani kesendirianmu yang meruang.
Tapi... aku mohon jangan rindukan aku sekarang,
Membuatku terusik,
Dan tak bisa leluasa nikmati damainya hari ini.
20 april 2010
Langganan:
Postingan (Atom)